Produk Standardisasi

Direktorat Standardisasi Pangan Olahan
Ijin Khusus PKGK

Dukungan Nutrisi untuk Anak Usia 0-12 Bulan

PKMK untuk dukungan nutrisi bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. PKMK untuk dukungan nutrisi bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk dalam bentuk cair, atau bubuk, atau bentuk lain yang sesuai.
  2. PKMK untuk dukungan nutrisi bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk yang ditujukan sebagai makanan pengganti hanya diperuntukkan bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk yang tidak dapat mengonsumsi makanan dalam bentuk biasa.
  3. PKMK untuk dukungan nutrisi bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk dapat digunakan sebagai makanan tambahan atau makanan pengganti, dengan memperhitungkan kebutuhan dan asupan gizi per hari.
  4. Persyaratan Mutu
  1. Bahan

Semua bahan harus bersih, bermutu baik, aman dan sesuai untuk dikonsumsi anak yang berisiko gagal tumbuh, gizi kurang, atau gizi buruk. Produk harus memenuhi persyaratan mutu yang baku seperti warna, rasa dan bau.

2. Osmolaritas

Osmolaritas untuk produk dengan densitas energi 0,9 – 1,2 kkal/ml tidak boleh lebih dari 340 mOsm/liter.

Osmolaritas untuk produk dengan densitas energi lebih dari 1,2 kkal/ml tidak boleh lebih dari 440 mOsm/liter.

Osmolalitas dapat digunakan dengan menghitung konversi per kilogram air.

3. Kandungan Gizi

  • Densitas energi

Densitas energi produk siap konsumsi tidak kurang dari 0,9 kkal/ml.

  • Zat gizi makro dan mikro (minimal, per 100kkal)
    • Protein : 8,9% energi bersumber dari protein
    • Lemak total: 28% energi bersumber dari lemak
    • Asam linoleat: 0,52 g
    • Asam a-linoleat: 0,058 g
      • Keterangan: Rasio Asam Linoleat / Asam ?-Linolenat = (5-15) : 1
    • Vitamin A: 44 mcg RE
    • Vitamin D: 0,6 mcg
    • Keterangan: 1 mcg kalsiferol = 40 SI vitamin D
    • Vitamin E: 0,5 mg
      • Keterangan: 1 mg ?-TE (?-tokoferol ekuivalen) = 1 mg d-?-tokoferol
      • Kandungan vitamin E harus sekurang-kurangnya 0,5 mg ?-TE per g asam lemak tidak jenuh ganda. Faktor ekuivalen berikut untuk mengadaptasi kandungan minimal vitamin E terhadap asam lemak tidak jenuh ganda :0,5 mg ?-TE/g asam linoleat (18:2 n-6); 0,75 mg ?-TE/g asam ?-linolenat (18:3 n-3); 1,0 mg ?-TE/g asam arakhidonat (20:4 n-6); 1,25 mg ?-TE/g asam eikosapentaenoat (20:5 n-3); 1,5 mg ?-TE/g asam dokosaheksaenoat (22:6 n-3).
    • Vitamin K: 0,6 mcg
    • Vitamin B1 (Tiamin): 0,04 mg
    • Vitamin B2 (Riboflavin): 0,035 mg
    • Niasin B3 (Niasin): 0,24 mg
      • Keterangan: Kandungan niasin adalah dalam bentuk preformed niasin (niasin yang sudah jadi).
    • Vitamin B5: 0,2 mg
    • Vitamin B6 (Piridoksin): 0,012 mg
    • Folat: 0,008 mcg
    • Vitamin B12: 0,05 mcg
    • Biotin: 0,6 mcg
    • Kolin: 14 mg
    • Vitamin C: 4,7 mg
      • Keterangan: Analisis vitamin C dinyatakan sebagai asam askorbat.
    • Kalsium: 23 mg
    • Fosfor : 12 mg
    • Keterangan: Rasio kalsium/fosfor = (1,2-2) :1
    • Magnesium: 3,5 mg
    • Natrium: 14 mg
    • Kalium: 60 mg
    • Mangan: 0,65 mcg
    • Tembaga: 23,5 mcg
    • Besi: 0,3 mg
    • Iodium: 10 mcg
    • Seng: 0,3 mg
    • Selenium: 0,6 mcg
    • L-Karnitin: 0,8 mg

Jika sukrosa ditambahkan, maka tidak boleh lebih dari 10% dari total kalori.

Serat pangan tidak boleh ditambahkan, jika serat pangan secara alami terdapat dalam bahan baku, kandungan serat pangan tidak boleh lebih dari 5 g/ hari (0,58 g/100 kkal) untuk produk yang diperuntukkan bagi usia kurang dari 1 tahun.

Fluor tidak boleh ditambahkan, jika fluor terdapat secara alami dalam bahan baku, kandungan fluor tidak boleh lebih dari 100 mcg/100 kkal

  • Zat Gizi/Komponen Lain Yang Dapat Ditambahkan

Keamanan dan manfaat zat gizi/komponen lain yang ditambahkan harus dibuktikan secara ilmiah. Produk harus mengandung bahan dengan jumlah yang cukup untuk memberikan manfaat yang diharapkan.

d. Bahan Tambahan Pangan

Bahan Tambahan Pangan yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

V. Pelabelan

1. Nama Jenis

Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus untuk dukungan nutrisi bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang, dan/atau gizi buruk.

2. Peruntukan

Jika diperuntukkan bagi bayi usia 0-12 bulan maka ditambahkan keterangan peruntukan ”untuk bayi usia 0-12 bulan”.

3. Informasi Nilai Gizi

Informasi nilai gizi harus dinyatakan dalam per 100 g atau 100 ml atau per alat takar, dan per 100 kkal.

4. Nilai osmolaritas/osmolalitas

Nilai osmolaritas dan/atau osmolalitas produk siap konsumsi wajib dicantumkan berdekatan dengan petunjuk penyiapan.

5. Petunjuk Penyimpanan

Jika masa simpan produk sangat dipengaruhi oleh kondisi penyimpanan khusus, maka kondisi penyimpanan khusus tersebut harus dituliskan pada label dalam bentuk petunjuk penyimpanan dan dicantumkan berdekatan dengan tanggal kedaluwarsa.

Label PKMK untuk dukungan nutrisi bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang, dan/atau gizi buruk harus memuat penjelasan tentang tanda-tanda yang menunjukkan produk sudah tidak baik lagi, tidak boleh diberikan pada bayi.

6. Informasi lainnya

Jika diperuntukan bagi bayi usia 0-6 bulan, maka pencantuman informasi lainnya mengikuti Formula Bayi;

Jika diperuntukan bagi bayi usia 6-12 bulan, maka pencantuman informasi lainnya mengikuti Formula Lanjutan;

Peringatan mengenai bahaya penggunaan Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus untuk dukungan nutrisi bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk jika dikonsumsi oleh anak yang tidak mengalami risiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk

Kunjungi Kami

Jl. Percetakan Negara No.23,
Jakarta Pusat, 10560

Get Direction
Hubungi Kami

Telp: (+6221) 42875584
Fax: (+6221) 42875780

Email: standarpangan@pom.go.id
Jadwal Konsultasi

Senin - Kamis: 08.30 - 15.00


--------------------------------