Produk Standardisasi

Direktorat Standardisasi Pangan Olahan
Ijin Khusus PKGK

PKMK untuk Dukungan Nutrisi Bagi Anak Berisiko Gagal Tumbuh, Gizi Kurang atau Gizi Buruk untuk anak usia diatas 1 tahun

  • Persyaratan Mutu

          a. Bahan

Semua bahan harus bersih, bermutu baik, aman dan sesuai untuk dikonsumsi anak yang berisiko gagal tumbuh, gizi kurang, atau gizi buruk. Produk harus memenuhi persyaratan mutu yang baku seperti warna, rasa dan bau.

  b. Osmolaritas

    • Osmolaritas untuk produk dengan densitas energi 0,9 – 1,2 kkal/ml tidak boleh lebih dari 340 mOsm/liter.
    • Osmolaritas untuk produk dengan densitas energi lebih dari 1,2 kkal/ml tidak boleh lebih dari 440 mOsm/liter.
    • Osmolalitas dapat digunakan dengan menghitung konversi per kilogram air.
  1. c. Kandungan Gizi

  (1) Densitas energi

Densitas energi produk siap konsumsi tidak kurang dari 0,9 kkal/ml.

  (2) Zat gizi makro dan mikro

Zat Gizi

Satuan

Usia

Diatas 1 Tahun

Keterangan

Per 100 kkal

Minimal

Energi

kkal

-

 

Protein

 

8,9% energi bersumber dari protein

 

Lemak Total

 

32% energi bersumber dari lemak total

 

Asam linoleat

g

0,53

Rasio Asam Linoleat / Asam ?-Linolenat = (5 - 15) : 1

Asam ?-linolenat

g

0,06

Vitamin A

mcg RE

35

 

RE = Retinol Ekivalen

1 mcg RE = 3,33 SI Vitamin A = 1 mcg all-trans retinol

 

Kandungan retinol adalah dalam bentuk preformed retinol (retinol yang sudah jadi), dan semua kandungan karotenoid tidak diperhitungkan dan tidak dinyatakan sebagai aktivitas vitamin A.

 

Vitamin D

mcg

0,9

 

1 mcg kalsiferol = 40 SI vitamin D       

Vitamin E

mg

0,5

 

 

1 mg ?-TE (?-tokoferol ekuivalen) = 1 mg d-?-tokoferol

Kandungan vitamin E harus sekurang-kurangnya 0,5 mg ?-TE per g asam lemak tidak jenuh ganda. Faktor ekuivalen berikut untuk mengadaptasi kandungan minimal vitamin E terhadap asam lemak tidak jenuh ganda :

0,5 mg ?-TE/g asam linoleat (18:2 n-6); 0,75 mg ?-TE/g asam ?-linolenat (18:3 n-3); 1,0 mg ?-TE/g asam arakhidonat (20:4 n-6); 1,25 mg ?-TE/g asam eikosapentaenoat (20:5 n-3); 1,5 mg ?-TE/g asam dokosaheksaenoat (22:6 n-3).

Vitamin K

mcg

1,4

 

Vitamin B1 (Tiamin)

mg

0,055

 

Vitamin B2 (Riboflavin)

mg

0,064

 

Vitamin B3 (Niasin)

mg

0,55

Kandungan niasin adalah dalam bentuk preformed niasin (niasin yang sudah jadi).

Vitamin B5 (Asam pantotenat)

mg

0,15

 

Vitamin B6 (Piridoksin)

mg

0,045

 

Folat

mcg

0,015

 

Vitamin B12

mcg

0,07

 

 

Biotin

mcg

0,73

 

Kolin

mg

18

 

Vitamin C

mg

3,6

Analisis vitamin C dinyatakan sebagai asam askorbat.

Kalsium

mg

54

Rasio kalsium/fosfor

= (1,2-2) :1

Fosfor

mg

45

Magnesium

mg

4.4

 

Natrium

mg

20

 

Kalium

mg

80

 

Mangan

mcg

15

 

Tembaga

mcg

31

 

Besi

mg

0,5

 

Iodium

mcg

6,5

 

Seng

mg

0,36

 

Selenium

mcg

1,5

 

L-Karnitin

mg

1,2

 

 

 

Jika sukrosa ditambahkan, maka tidak boleh lebih dari 10% dari total kalori.

Serat pangan tidak boleh ditambahkan, jika serat pangan secara alami terdapat dalam bahan baku, kandungan serat pangan tidak boleh lebih dari 16 g/hari (1,45 g/100 kkal) untuk produk yang diperuntukkan bagi usia lebih dari 1 tahun.

Fluor tidak boleh ditambahkan, jika fluor terdapat secara alami dalam bahan baku, kandungan fluor tidak boleh lebih dari 100 mcg/100 kkal

(3) Zat Gizi/Komponen Lain Yang Dapat Ditambahkan

Keamanan dan manfaat zat gizi/komponen lain yang ditambahkan harus dibuktikan secara ilmiah. Produk harus mengandung bahan dengan jumlah yang cukup untuk memberikan manfaat yang diharapkan.

 d. Bahan Tambahan Pangan

Bahan Tambahan Pangan yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

  • Pelabelan

a) Nama Jenis

Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus untuk Dukungan Nutrisi Bagi Anak Berisiko Gagal Tumbuh, Gizi Kurang dan/atau Gizi Buruk

b) Peruntukan

Mencantumkan ”untuk anak usia diatas 1 tahun”.

c) Informasi Nilai Gizi

Informasi nilai gizi harus dinyatakan dalam per 100 g atau 100 ml atau per alat takar, dan per 100 kkal.

d) Nilai osmolaritas

Nilai osmolaritas dan/atau osmolalitas produk siap konsumsi wajib dicantumkan berdekatan dengan petunjuk penyiapan.

Mencantumkan Peringatan mengenai bahaya penggunaan Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus untuk dukungan nutrisi bagi anak berisiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk jika dikonsumsi oleh anak yang tidak mengalami risiko gagal tumbuh, gizi kurang atau gizi buruk.

Kunjungi Kami

Jl. Percetakan Negara No.23,
Jakarta Pusat, 10560

Get Direction
Hubungi Kami

Telp: (+6221) 42875584
Fax: (+6221) 42875780

Email: standarpangan@pom.go.id
Jadwal Konsultasi

Senin - Kamis: 08.30 - 15.00


--------------------------------