Direktorat Standardisasi Produk Pangan

Berita

Jakarta, 6 Oktober 2017 - Direktorat Standardisasi Produk Pangan telah melaksanakan Inhouse Training mengenai “Komunikasi Pelayanan Publik” bekerja sama dengan John Robert Powers (JRP) yang merupakan lembaga pendidikan yang telah berpengalaman puluhan tahun dalam memberikan pelatihan di bidang pengembangan kepribadian dan keterampilan berkomunikasi.

Read more: Pelatihan Komunikasi Pelayanan Publik “The Art of Communication”

Jakarta, 2 Oktober 2017 Kajian pemahaman masyarakat terhadap iklan pangan olahan dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai pemahaman masyarakat terhadap iklan pangan olahan. Kajian tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengevaluasi peraturan tentang periklanan pangan olahan. Hasil kajian tersebut juga dapat dijadikan sebagai data dukung dalam melakukan pengawasan iklan pangan olahan. Diketahui bahwa salah satu tantangan di dalam pengawasan iklan pangan olahan adalah pemahaman yang berbeda dalam menyikapi suatu iklan. Hal tersebut antara lain akibat ketidakjelasan dalam mendefinisikan keterangan yang tidak benar dan menyesatkan.

Read more: Kajian Pemahaman Masyarakat Terhadap Iklan Pangan Olahan 2 (survey kualitatif)

Sosialisasi Ritel

Cara ritel pangan yang baik merupakan kegiatan pada tempat penjualan termasuk toko modern agar pangan yang diperdagangkan atau diperjualbelikan terjaga mutunya, aman dan layak dikonsumsi. Sebagai rantai pangan terakhir yang langsung berhubungan dengan konsumen, kegiatan ritel sangat penting dalam menyediakan pangan yang aman bagi masyarakat.

Read more: Sosialisasi Ritel Cara Pangan yang Baik di Toko Modern

Saat ini, iklan pangan olahan berkembang sangat pesat. Hal tersebut terjadi seiring dengan perkembangan di bidang teknologi informasi. Melalui iklan, industri berusaha mengomunikasikan produk yang mereka miliki kepada konsumen. Oleh karena itu iklan dibuat semenarik mungkin agar konsumen tertarik untuk membeli produk yang diiklankan. Perkembangan iklan harus tetap dibarengi dengan rasa tanggung jawab. Industri sebagai pihak pengiklan dituntut untuk memberikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan mengenai pangan olahan yang mereka iklankan, karena konsumen berhak untuk mendapatkan informasi tersebut.

Read more: Kajian Pemahaman Masyarakat Terhadap Iklan Pangan Olahan

Sebagai upaya dalam meningkatkan sinergi dalam pengawasan pangan di Indonesia, Badan POM berperan aktif dalam keanggotaan Indonesia di Codex Alimentarius Commission (CAC). Badan POM, bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa menghadiri sidang ke-40 Codex Alimentarius Commission (40th CAC Meeting) yang diselenggarakan di Centre International de Conferences Geneva (CICG) Jenewa, Swiss pada tanggal 17 – 22 Juli 2017.

Read more: Sidang Codex Alimentarius Commission ke 40 di Jenewa, Swiss

You are here: Home Berita

Statistik Pengunjung

Hari ini 7

Minggu ini 585

Bulan ini 1701

Jumlah Pengunjung 19173

Halo BPOM

Cari Berita

Don't have an account yet? Register Now!

Sign in to your account