Berita

Direktorat Standardisasi Pangan Olahan

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan mendorong kreativitas industri pangan untuk memproduksi pangan yang inovatif dan diterima di masyarakat. Pemerintah berupaya seoptimal mungkin mengantisipasi dan mengawasi perkembangan produk pangan melalui sistem pengawasan pre maket dan post market. Untuk menerapkan sistem pengawasan tersebut, diperlukan kerjasama, komunikasi, informasi dan edukasi yang baik dengan banyak sektor, baik pemerintah maupun non pemerintah.

Tanpa meninggalkan tugas utama pengawasan, BPOM berupaya memberikan dukungan kepada pelaku usaha untuk memperoleh kemudahan dalam usahanya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan pemahaman semua pihak terkait terhadap regulasi di bidang pangan olahan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Direktorat Standardisasi Pangan Olahan – Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan melakukan kegiatan sosialisasi dan advokasi peraturan di bidang pangan olahan yang diadakan rutin setiap tahun untuk membangun persamaan persepsi serta meningkatkan pemahaman agar regulasi keamanan, mutu, gizi, label dan iklan pangan olahan dapat diterapkan dengan baik.

Kegiatan sosialisasi dan advokasi peraturan di bidang pangan olahan dilakukan rutin setiap tahun, dan untuk tahun 2022 batch 4 telah diselenggarakan pada 18-20 Oktober 2022 dengan metode presentasi dan diskusi secara hybrid, yaitu luring di hotel Aryaduta Jakarta dan daring melalui video conference. Acara dihadiri oleh ± 500 peserta yang berasal dari:

  • Kementerian/Lembaga (Kementerian Perindustrian, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Perlindungan Konsumen Nasional);
  • Satuan Kerja Perangkat Daerah (Dinas Kesehatan dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu);
  • Pelaku usaha (GAPMMI, APPNIA, ASRIM, NAMPA, APIKCI, APMMOI, AIPS, APMIKIMMDO)
  • Organisasi Profesi (PATPI dan PERGIZI PANGAN)
  • Organisasi Profesi (PATPI)
  • Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia - YLKI
  • Unit Eselon II di Badan POM Pusat

 

Advokasi dan Sosialisasi dibuka dengan sambutan dan arahan dari Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Ibu Dra. Rita Endang, Apt., M.Kes.  Materi regulasi yang disampaikan mencakup Peraturan Pangan Secara Umum, Kategori Pangan dan Bahan Baku, Cemaran dan Bahan Berbahaya pada Pangan, Bahan Tambahan Pangan, Kemasan Pangan,  Label Pangan Olahan, Pangan Olahan untuk Keperluan Gizi Khusus (PKGK), Informasi Nilai Gizi, Pangan Steril Komersial, Registrasi Pangan Olahan, Registrasi Pangan Industri Rumah Tangga, Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik, Sistem Manajemen Keamanan Pangan Olahan.

Salah satu kebijakan terbaru yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah terbitnya UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengubah beberapa pasal di UU No. 18 tahun 2012 tentang Pangan. Beberapa perubahan antara lain mengenai penahapan penerapan NSPK (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) berdasarkan jenis pangan dan skala usaha pangan, serta perizinan berusaha berbasis risiko. Perizinan berusaha berbasis risiko lebih lanjut diatur dalam PP No. 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang di dalamnya memuat perizinan sektor pangan olahan. Selain itu, disampaikan pula peraturan-peraturan terbaru di bidang pangan olahan, yaitu mengenai Bahan Tambahan Pangan (BTP), Informasi Nilai Gizi (termasuk Informasi Nilai Gizi Untuk Pangan Olahan yang Diproduksi Oleh Usaha Mikro dan Usaha Keci), Zat gizi dan nongizi, Pangan Olahan Berasam Rendah Dikemas Hermetis dan Pengawasan Periklanan Pangan Olahan.

Selain informasi peraturan terbaru, disajikan pula informasi mengenai layanan perizinan di bidang pangan olahan, diantaranya layanan registrasi pangan olahan terintegrasi OSS RBA, registrasi PIRT, izin penerapan CPPOB, serta SMKPO di Sarana Peredaran. Hal ini merupakan wujud tindak lanjut hasil evaluasi kegiatan advokasi sebelumnya yaitu untuk memperluas cakupan informasi di bidang pangan olahan.

Peserta advokasi dan sosialisasi mengapresiasi kegiatan ini dan aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab untuk menggali pengetahuan dan informasi terkait regulasi di bidang pangan olahan. Selain itu, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman terkait materi yang disampaikan serta mengisi form evaluasi kegiatan sebagai penilaian dan masukan untuk perbaikan penyelenggaraan kegiatan yang akan datang. Acara ditutup secara resmi oleh Direktur Standardisasi Pangan Olahan, Ibu Anisyah, S.Si, Apt., MP.

Diharapkan pelaksanaan advokasi dan sosialisasi dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan semua pihak terkait terhadap peraturan di bidang pangan olahan, dan membangun persamaan persepsi dengan SKPD, asosiasi pelaku usaha, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan organisasi konsumen di bidang pangan terhadap peraturan di bidang pangan olahan sehingga peraturan-peraturan di bidang pangan olahan dapat diimplementasikan dengan baik dalam kegiatan produksi, peredaran dan pengawasan pangan olahan.

 

Kunjungi Kami

Jl. Percetakan Negara No.23,
Jakarta Pusat, 10560

Get Direction
Hubungi Kami

Telp: (+6221) 42875584
Fax: (+6221) 42875780

Whatsapp: (+62) 813 9968 1126
Email: standarpangan@pom.go.id
Jadwal Konsultasi

Senin - Kamis: 08.00 - 16.00

Jadwal Akses E-Standar Pangan

Senin - Jum'at: 08.00 - 16.00

Jadwal Submission E-Standar Pangan

Senin - Kamis: 08.00 - 12.00


--------------------------------

Instagram
Facebook
Youtube
Spotify