Berita

Direktorat Standardisasi Pangan Olahan

Sebagaimana diketahui bahwa minyak sawit merupakan salah satu andalan produk Ekspor Indonesia. Namun saat ini komoditas minyak sawit mendapat perhatian dunia terkait dengan kadar kontaminan 3-MCPDE dan GE yang dapat terbentuk selama proses pengolahan. Senyawa tersebut apabila dikonsumsi dalam tubuh akan dipecah menjadi senyawa yang berisiko terhadap   kesehatan manusia. Hal tersebut mengakibatkan penolakan ekspor produk minyak sawit yang berasal dari Indonesia, sehingga menimbulkan kerugian untuk Indonesia. Untuk itu, disusun pedoman ini agar dapat dilakukan pencegahan terhadap pembentukan senyawa tersebut selama proses produksi Minyak Goreng Sawit (MGS). Sampai saat ini Codex Alimentarius Commission (CAC) organisasi standar pangan internasional di bawah FAO/WHO  belum menetapkan batas maksimal terkait ketentuan 3-MCPDE dan GE dalam MGS namun telah menetapkan Code of Practice (CoP) for the Reduction of 3-MCPDE and GE in refined oils and food products made with refined oils sebagai panduan negara anggota.

Workshop dibuka oleh Dra. Rita Endang, Apt, M.Kes  selaku Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, dan diselenggarakan pada tgl 16 Oktober 2023 secara hybrid, serta dihadiri sebanyak 277 peserta dari berbagai stakeholder seperti  pakar, UPT BPOM, BPOM pusat, Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, asosiasi pelaku usaha, organisasi profesi, dan organisasi masyarakat. Diharapkan melalui workshop ini dapat memperoleh masukan serta persamaan persepsi untuk menyempurnakan rancangan pedoman yang ada.

a2a3

Selanjutnya dilanjutkan pemaparan terkait isi pedoman Rancangan Pedoman Mitigasi Risiko 3-MCPDE (3-Mono-Chloropropane-1,2-Diol-Esters) dan GE (Glycidyl Ester)  pada Minyak Goreng Sawit olehh Direktur Standardisasi Pangan Olahan-Anisyah, S.Si, Apt, MP. Mitigasi yang dapat dilakukan yaitu mitigasi pada penerimaan CPO, Mitigasi sebelum pemurnian CPO, Mitigasi pada proses pemurnian CPO, Mitigasi Perlakukan Paska proses pemurniann CPO, mitigasi pada penggunaan minyak goreng sawit sebagai ingredient, dan mitigasi pada proses ekspor minyak sawit.

a4a5a6

Melalui workshop ini, diperoleh beberapa masukan dari tim ahli, K/L lain serta pelaku usaha. Namun demikian  stakeholder terkait masih dapat memberikan masukan secara tertulis terhadap rancangan pedoman tersebut disampaikan kepada Direktorat Standardisasi Pangan Olahan sampai dengan tanggal 30 Oktober 2023.

a1

Selanjutnya acara ini ditutup oleh Direktur Standardisasi Pangan Olahan. Apabila pedoman telah ditetapkan, harapannya pedoman ini nantinya dapat diimplementasikan dan dapat digunakan sebagai panduan agar pelaku usaha dapat menghasilkan MGS yang aman, berkualitas dan berdaya saing serta pedoman  diharapkan dapat  digunakan  petugas pembina dan pengawas untuk mengawal keamanan produk MGS Indonesia.

a7a10a11

 

Kunjungi Kami

Jl. Percetakan Negara No.23,
Jakarta Pusat, 10560

Get Direction
Hubungi Kami

Telp: (+6221) 42875584
Fax: (+6221) 42875780

Whatsapp: (+62) 813 9968 1126
Email: standarpangan@pom.go.id
Jadwal Konsultasi

Senin - Kamis: 08.00 - 16.00

Jadwal Akses E-Standar Pangan

Senin - Jum'at: 08.00 - 16.00

Jadwal Submission E-Standar Pangan

Senin - Kamis: 08.00 - 12.00


--------------------------------

Instagram
Facebook
Youtube
Spotify